Tips Aman Menggunakan Tabung Gas Elpiji

Sama-Sama Belajar - Tips Aman Menggunakan Tabung Gas Elpiji kenapa saya posting ini karena saya gak mau ada berita lagi tentang meledaknya Tabung Gas Elpiji ukuran 3 kg ataupun yang 12 kg maka dari itu masi kita sama-sama belajar untuk mengetahui tips aman untuk menggunakan tabung gas elpiji.. silahkan disimak.. (^_^)


Jika anda beli gas, harap diperiksa lebih dahulu, kapan tabung gas tersebut berakhir masa pakainya. Penulisan kadaluwarsa berupa “alfa code“. Contoh ” A 11 ” A = Januari – Maret B = April – Juni C = Juli – September D = Oktober – Desember maka A 11 adalah : Jan- Mart tahun 2011.

Gambar 1
Waspadalah bila anda mencium bau gas di dapur. Tak perlu panik, hampiri tabung gas, lebaskan regulator, bawa tabung ke luar. Periksa apakah tabung mengeluarkan desis dari mana saja. Bila iya, biarkan tabung ditempat terbuka sampai gasnya habis. Jangan biarkan ada yang mendekat. Bila tak terdengar desis, tabung anda baik-baik saja. Mungkin ada yang lupa mematikan kompor, padahal api kompornya padam karena sesuatu sebab. Buka pintu dan jendela dapur. Biarkan sampai bau hilang, jangan menyalakan atau mematikan lampu atau apapun yang ada di dapur sampai bau hilang.

Gambar 2
Semua berita mengenai “ledakan tabung Elpiji” tidak ada yang mengkonfirmasi ditemukan tabung yang pecah atau sobek karena isinya meledak. Tak cukup alasan bagi tabung Elpiji untuk meledak. Jutaan tabung dilempar-lempar, dipanggang terik matahari, semua siksaan ini dapat ditahan oleh baja dan lasan tabung, sekalipun tabung tidak ber-SNI karena bikinan Cina (tapi berlogo Pertamina).
Jadi, tabung tak akan meledak pada suhu normal (tekanan sekitar 7 atmosfir) karena tabung dirancang tahan sampai 28 atmosfir Kemungkinan besar, Elpiji bocor dengan deras dari tabung, melalui celah antara katup tabung dan regulator, lantaran sekatnya tidak melaksanakan tugas seperti seharusnya. Gambar-2 menunjukkan sekat dimaksud, yakni cincin yang terbuat dari karet, berwarna hitam.

Gambar 3
Mekanisme pemasangan regulator untuk tabung 3 dan 12 kg adalah tipe clip-on. Gambar-3 adalah diagram yang memperlihatkan mekanisme penahan regulator dan pembuka katup, regulator pada posisi OFF.

Gambar 4
Menunjukkan posisi “regulator ON”. Pengait menahan regulator tetap ditempat, plunger menekan katup sehingga membuka, mengalirkan uap Elpiji ke dalam regulator.
 

Perhatikan bahwa hanya ada satu pengait, sehingga regulator dapat bergoyang-goyang bila tersentuh. Demikian pula, hanya ada satu penyekat antara regulator dengan katup. Cincin penyekat itu.Tabung, katup, regulator, dan selang bukanlah penyumbang utama dalam musibah Elpiji di tanah air. Benda-benda ini dipakai juga di banyak negara tanpa menimbulkan masalah berarti. Regulator tipe clip-on adalah favorit karena kemudahannya dalam memasang dan melepaskannya.Tekanan yang masuk ke regulator adalah tekanan penuh dari Elpiji. Di negri kita berkisar antara 5 sampai 7 atmosfir, tergantung campuran elpijinya dan suhu ruang. Tekanan ini cukup besar, kira-kira sama dengan tekanan kompressor tambal ban di pinggir jalan.

Ilustrasi Pemasangan Pada Tabung
Tekanan sebesar ini sepenuhnya harus ditahan oleh cincin sekat hitam yang ditunjukkan pada Gambar-2. Inilah tempat kebocoran utama yang dapat membuat ruangan menjadi eksplosif. Inilah sambungan yang paling rawan, dan bocor atau tidak ditentukan oleh kualitas cincin penyekat (seal) ini. Tentu saja bila mulut katup pada tabung penyok atau cuil berat bagian tengahnya, seal sebaik apapun tak dapat menyekat.

Masih ada dua sambungan lagi yang juga diributkan, yakni sambungan antara regulator dengan selang, dan diujung selang lainnya, yaitu sambungan antara selang dengan kompor. Kedua sambungan ini tidak menanggung beban berat, karena tekanan dalam selang, yaitu tekanan keluaran dari regulator, sangat rendah. Tekanannya cuma sekitar 30 milibar (1,03 atmosfir). Tekanan sebesar ini tidak dapat keluar dari lubang yang dibuat dengan tusukan jarum pada selang. Seandainyapun keluar, jumlahnya tak akan cukup untuk membuat ruangan menjadi eksplosif, karena gas lebih cepat menyebar dibandingkan dengan pasokan dari kebocoran disini.


Sebagai langkah pengamanan, Elpiji untuk konsumsi masyarakat harus diberi bau dengan kadar minimal 25 mililiter per ton Elpiji. Pembau yang digunakan adalah ethyl-mercaptan, senyawa hidrokarbon dengan belerang, baunya seperti durian atau telur busuk, tergantung siapa yang menciumnya. Ini zat tak berwarna dengan keenceran seperti bensin premium, dan cair dalam suhu dan tekanan ruang. Oleh karena itu ia harus dilarutkan dengan baik dalam Elpiji, agar bila elpiji bocor, dia juga keluar dan memberikan peringatan kepada yang menciumnya. Baunya kini dikenal sebagai “bau gas”.

Untuk Tabung Elpiji 3 kg ada juga tips aman dan nyaman dalam penggunaannya.. (^_^)
  1. Membeli tabung gas elpiji 3 kg di agen / pangkalan resmi Pertamina.
  2. Saat membeli tabung gas, lakukan pengecekan dan pastikan bahwa ada karet hitam pada valve tabung gas elpiji 3 kg
  3. Sebelum tabung gas digunakan, lakukan pemeriksaan dan pastikan selang benar-benar terpasang ke regulator dan kompor gas secara baik. Dan kencangkan klemnya.
  4.  Letakkan tabung gas elpiji 3 kg di bawah kompor gas, sehingga posisi tabung tidak sejajar dengan kompor.
  5. Letakkan tabung gas elpiji 3 kg agak jauh dari kompor dengan tujuan agar panas api dari kompor tidak menyambar ke tabung gas elpiji 3 kg
  6. Lakukan pemasangan regulator dan lakukan pemutaran kenop regulator searah jarum jam hingga menunnjuk ke arah bawah.
  7. Untuk menyalakan kompor, tekan kenop kompor lalu putar kearah kiri (berlawanan arah jarum jam).
  8. Apabila api belum menyala, jangan mencolok valve tabung gas elpiji 3 kg. Dan sebaiknya cukup dengan menggoyang-goyangkan selang.
  9. Jangan memakai kompor minyak tanah secara bersamaan dengan kompor gas elpiji dalam posisi yang terlalu dekat.
  10. Tempat untuk meletakkan kompor gas, sebaiknya mempunyai sirkulasi udara yang baik.
  11. Bila terjadi kebocoran gas dengan indikasi terciumnya bau gas, segera lepas regulatornya. Segera alihkan tabung gas elpiji 3 kg ke luar ruangan. Atau segera buka pintu jangan hanya membuka jendela, karena gas elpiji lebih berat dari udara, sehingga posisi gas elpiji berada di sekitar permukaan lantai.
  12. Untuk warung makan yang biasa mengunakan tabung lebih dari 1 unit, harap di perhatikan, ketika menganti tabung harus dipastikan kompor yang laen dalam kondisi mati, krn pada waktu pemasangan regulator terkadang ada gas yang terbuang dan di khawatirkan akan tersabar oleh suber api yg lain
  13. Apabila gas habis dan mau beli yang baru, pastikan karet hitam pada valve anda lepas, terkadang petugas pabrik terlalu malas utk mengantinya dengan yang baru, sehingga kualitas karet hitam pada valve tetap bagus 

Sekian berbagai tips aman menggunakan tabung elpiji semoga bermanfaat buat anda semua..jangan lupa baca juga artikel dibawah ini..terima kasih. . (^_^)
Terima kasih telah membaca artikel Tips Aman Menggunakan Tabung Gas Elpiji , salam sehat!

Baca Juga Artikel Yang Ini ▼:

{ 0 komentar... Views All / Send Comment! }

Post a Comment